Tren perawatan rambut alami semakin populer, dan salah satu yang paling banyak dibicarakan adalah penggunaan air beras. Banyak orang percaya bahwa air bekas cucian beras bisa mempercepat pertumbuhan rambut, membuatnya lebih tebal, dan berkilau alami. Namun, seberapa jauh klaim tersebut benar adanya? Apakah air beras benar-benar bisa membuat rambut cepat panjang, atau hanya sekadar mitos kecantikan yang viral di media sosial?
Air beras adalah cairan yang dihasilkan dari proses merendam atau mencuci beras sebelum dimasak. Cairan ini mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin B, vitamin E, asam amino, serta mineral yang dipercaya bermanfaat untuk rambut dan kulit kepala. Dalam tradisi Asia Timur, terutama di Jepang dan Tiongkok, air beras telah digunakan selama berabad-abad sebagai rahasia rambut panjang dan berkilau, seperti yang dilakukan oleh para wanita di desa Huangluo, yang dikenal memiliki rambut terpanjang di dunia.
Secara teori, nutrisi dalam air beras dapat memperkuat batang rambut dan menutrisi kulit kepala. Kandungan inositol, sejenis karbohidrat alami, disebut-sebut mampu memperbaiki rambut yang rusak dan melindungi dari kerusakan di masa depan. Selain itu, air beras juga memiliki efek menghaluskan rambut karena membantu menutup kutikula, sehingga rambut tampak lebih lembut dan mudah diatur.
Namun, dari sisi ilmiah, bukti bahwa air beras secara langsung mempercepat pertumbuhan rambut masih terbatas. Beberapa penelitian kecil menunjukkan adanya manfaat pada kekuatan dan elastisitas rambut, tetapi belum ada studi besar yang membuktikan bahwa penggunaan air beras dapat membuat rambut tumbuh lebih cepat. Dengan kata lain, manfaatnya lebih pada kualitas rambut daripada kecepatan pertumbuhan.
Baca juga: Kelas Mural Kreatif Gratis Dibuka untuk Warga Jakarta
Meski begitu, banyak pengguna melaporkan hasil positif setelah rutin menggunakan air beras sebagai bilasan atau masker rambut. Efek pendinginan dan nutrisi yang terkandung di dalamnya memang bisa membantu menyehatkan kulit kepala, mengurangi kerontokan ringan, dan membuat rambut terasa lebih halus. Jadi, meskipun belum terbukti secara medis mempercepat pertumbuhan, air beras tetap bisa menjadi bagian dari rutinitas perawatan alami yang menyehatkan.
Cara penggunaannya pun sederhana. Cukup rendam segenggam beras dalam air selama 30 menit, lalu saring dan gunakan airnya untuk membilas rambut setelah keramas. Beberapa orang memilih memfermentasi air beras selama satu atau dua hari agar kandungan nutrisinya meningkat, tetapi cara ini juga membuat baunya lebih kuat.
Namun, perlu diingat bahwa setiap orang memiliki jenis rambut dan kondisi kulit kepala yang berbeda. Penggunaan air beras mungkin tidak cocok untuk semua orang, terutama bagi mereka yang memiliki kulit kepala sensitif atau mudah berketombe. Jika setelah pemakaian muncul rasa gatal atau iritasi, sebaiknya hentikan penggunaannya dan konsultasikan dengan ahli perawatan rambut.
Baca juga: GoTo Angkat Bicara soal Kantor Digeledah Kejagung
Kesimpulannya, air beras memang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan rambut, tetapi klaim bahwa ia bisa membuat rambut tumbuh lebih cepat masih belum terbukti secara ilmiah. Meski begitu, kandungan nutrisinya yang alami tetap menjadikannya pilihan menarik untuk perawatan rambut rumahan. Jadi, jika kamu ingin mencoba cara tradisional yang murah dan mudah, tidak ada salahnya menjadikan air beras sebagai salah satu langkah perawatan rambut sehatmu.